Home
Berita
Rabu, 14 Juni 2017
Legislator Usul PPDB Jalur Mitra Warga Juga untuk Sekolah Swasta
Legislator Usul PPDB Jalur Mitra Warga Juga untuk Sekolah Swasta
Ilustrasi PPDB

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Sugito mengusulkan, program beasiswa jalur mitra warga seyogianya juga diberlakukan di sekolah swasta. Sebab, daya tampung program mitra warga untuk sekolah negeri sangat terbatas.

Usulan itu disampaikan, saat Dinas Pendidikan Kota Surabaya menggelar rapat dengan Komisi D DPRD Surabaya membahas persoalan seputar penerimaan peserta didik baru (PPDB), khususnya bagi SMA-SMK seperti saat ini.

Oleh karena daya tampung sekolah-sekolah negeri di Kota Surabaya terbatas, kata Sugito, maka  jumlah kelulusan yang akhirnya menggunakan jalur mitra warga yang dikhususkan untuk keluarga miskin, cukup besar.

“Kemarin kami diundang dinas pendidikan untuk dimintai pendapat soal kuota jalur mitra warga untuk sekolah-sekolah swasta. Karena selama ini sekolah negeri tidak bisa menampung hasil kelulusan siswa secara keseluruhan,” ungkap Sugito, Selasa (13/6/2017).

Politisi Partai Hanura ini menyebut, masyarakat  Surabaya masih beranggapan bahwa jalur mitra warga itu hanya untuk sekolah negeri.

Padahal, tambah dia, jika diarahkan ke sekolah swasta, juga akan mendapatkan fasilitas sama. Yakni pendidikan gratis karena ditanggung APBD Kota Surabaya. 

“Jumlah kelulusan dan daya tampung sekolah negeri memang sangat tidak berimbang. Oleh karenanya, sekolah swasta diharapkan bisa menampung program ini. Tentu dengan beberapa prasyarat, termasuk soal akreditasi sekolah swasta tersebut,” ujar dia.

Menurutnya, ada informasi bahwa di beberapa sekolah swasta unggulan telah bersedia menerima program jalur mitra warga.

Program ini sebagai wujud kepedulian Pemkot Surabaya di bidang pendidikan. Tujuannya, jangan sampai ada anak drop out karena orangtuanya tidak mampu membiayai sekolah.

“Bagi kami, ini adalah kabar positif. Karena dengan demikian akan semakin banyak siswa tidak mampu yang bisa mendapatkan pendidikan layak,” tuturnya.

Senada, Ibnu Shobir yang juga anggota Komisi D menyatakan, daya tampung sekolah negeri hanya 5 persen. Sedangkan jumlah kelulusan untuk jalur mitra warga itu bisa mencapai 10 persen.

Solusinya, sebut Shobir, pihak swasta harus dilibatkan dalam menangani pendidikan di Surabaya. 

“Maka kita harus mencarikan solusi sisanya itu dengan cara memberdayakan sekolah-sekolah swasta yang ada di Surabaya,” katanya.

Politisi PKS ini juga mengatakan, yang harus dipahami adalah pengertian jalur mitra warga. Yakni program ini untuk siswa yang memiliki latar belakang keluarga tidak mampu.

Mereka yang lolos harus bisa membuktikan dengan dokumen. Misalnya, pemegang SKTM (surat keterangan tidak mampu), atau masuk dalam daftar keluarga penerima raskin.

“Oleh karenanya, kami mendesak agar dinas pendidikan segera menyelesaikan komunikasinya dengan musyawarah kepala sekolah swasta (MKSS). Komunikasi itu segera disosialisasikan, agar tidak membuat panik para wali murid, jika ternyata putranya tidak tertampung di sekolah negeri,” ucap Ibnu Shobir. (pri)

   Agenda DPRD

   WARGA BICARA

harnoko :
"pelebaran jln kedurus thn 2013 patut diapresiasi namun badan jln sebelah timur bkembang jd tempat bkolusi antara pemilik material bangunan (pasir dan ..."



DPRD Kota Surabaya :
"Belum ada tanggapan.."

taifiq al amrilla :
" box calvet sudah sudah sampai manukan .alur sumgai le muara pesisir surabaya pembenahan di berhentikan .padahal sering banjir tiap musim hujan ..kn..."



DPRD Kota Surabaya :
"Belum ada tanggapan.."

Kusmandi :
"HO menjadi momok semua warga surabaya apakah pengusaha,toko2 kecil,tempat usaha. Sedang utk pengurusannya bukan hal mudah ( mungkin memang dibuat demi..."



DPRD Kota Surabaya :
"Belum ada tanggapan.."

  Berikan Suara Anda

   LINK WEB



   STATISTIK PENGUNJUNG

Online : 5
Total Hits : 897277 Hits
Hari Ini : 508
Kemarin : 883
Bulan Ini : 26545
Tahun Ini : 162530
Total : 750315