Home
Berita
Senin, 12 Juni 2017
Ramadan hingga Lebaran, Pemkot Diminta Awasi Gudang Sembako
 Ramadan hingga Lebaran, Pemkot Diminta Awasi Gudang Sembako
Ilustrasi Sembako

SURABAYA - Anggota Komisi B DPRD Surabaya Achmad Zakaria minta Pemerintah Kota Surabaya mengawasi gudang sembilan bahan pokok (sembako) selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Zakaria mengatakan, pengawasan gudang sembako perlu dilakukan untuk mengatasi kemungkinan adanya praktik penimbunan sembako demi keuntungan pribadi.

Pengawasan oleh pemkot, sebutnya, juga untuk memperlancar distribusi sembako tetap lancar menjelang Lebaran.

"Ini juga untuk memastikan agar suplai sembako untuk pasar lancar," kata Achmad Zakaria, kemarin.

Terkait itu, pihaknya mendesak Pemkot Surabaya menjalin komunikasi dengan kementerian perdagangan (kemendag) yang memiliki kewenangan.

"Biar bisa mengawasi gudang-gudang untuk menghindari adanya penimbunan, meskipun sampai saat ini belum ditemukan," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya perlu mengoptimalkan kegiatan pasar murah di sejumlah kawasan di Kota Surabaya untuk menstabilkan harga sembako di pasaran.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengaku prihatin kebutuhan bahan pokok seperti gula dan minyak goreng yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET), sudah mulai langka di pasar modern.

Pihaknya menemukan di sejumlah pasar modern yang memasang spanduk sosialisasi harga kebutuhan pokok sesuai HET, namun faktanya gula dan minyak goreng yang tersedia kelas premium yang harganya lebih mahal dari HET.

"Padahal itu adalah instrumen pengendali harga. Akibatnya toko kelontong menjual gula dan minyak goreng lebih mahal dari HET," ungkapnya.

Dia menduga ada permainan di balik mulai langkanya kebutuhan pokok berlabel HET.

Seharusnya, tambah Zakaria, pengendalian harga dengan HET berlaku sampai September, tapi memasuki bulan Mei 2017, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik.

"Kami mendesak agar Dinas Perdagangan Provinsi Jatim dan Kota Surabaya ikut terus menstabilkan harga," harap dia.

Sebelumnya, Wali Kota Tri Rismaharini memastikan harga sembako di Kota Surabaya stabil selama bulan puasa Ramadan tahun ini.

“Relatif stabil bahkan beberapa kebutuhan pokok turun harganya,” kata Risma beberapa waktu lalu.

Menurut dia, hal ini dikarenakan Pemkot Surabaya menggelar bazar Ramadan di sejumlah wilayah. Seperti di Kecamatan Gayungan (26-28 Mei), Wiyung (29-31 Mei), Terminal Keputih Kecamatan Sukolilo (31 Mei-2 Juni), Sukomanunggal (2-4 Juni), Bulak (5-7 Juni), Benowo (7-9 Juni), Semampir (9-11 Juni), Pakal (12-14 Juni), Tenggilis Mejoyo (15-17 Juni) dan Tandes (17-19 Juni).

Selain bazar Ramadan, jelas Risma, Pemkot Surabaya juga menggelar pasar murah dan rumah daging. Untuk menyediakan daging murah ini, pemkot bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH).

“Untuk rumah daging, RPH menjual daging Rp70 ribu perkilogram. Kami berharap ini bisa membantu meringankan warga Surabaya selama Ramadan ini,” tuturnya. (pri)

   Agenda DPRD

   WARGA BICARA

harnoko :
"pelebaran jln kedurus thn 2013 patut diapresiasi namun badan jln sebelah timur bkembang jd tempat bkolusi antara pemilik material bangunan (pasir dan ..."



DPRD Kota Surabaya :
"Belum ada tanggapan.."

taifiq al amrilla :
" box calvet sudah sudah sampai manukan .alur sumgai le muara pesisir surabaya pembenahan di berhentikan .padahal sering banjir tiap musim hujan ..kn..."



DPRD Kota Surabaya :
"Belum ada tanggapan.."

Kusmandi :
"HO menjadi momok semua warga surabaya apakah pengusaha,toko2 kecil,tempat usaha. Sedang utk pengurusannya bukan hal mudah ( mungkin memang dibuat demi..."



DPRD Kota Surabaya :
"Belum ada tanggapan.."

  Berikan Suara Anda

   LINK WEB



   STATISTIK PENGUNJUNG

Online : 9
Total Hits : 948427 Hits
Hari Ini : 586
Kemarin : 1223
Bulan Ini : 23564
Tahun Ini : 210957
Total : 798742